
Setiap orang perlu membuat keputusan. Terkadang kita gemetar karena keputusan ini menentukan nasib orang. Sebenarnya ada keputusan yang kita semua harus buat. Keputusan menyangkut hidup kita.
Bagaimana masa depan kita? Ke mana kita ingin menghabiskan waktu dan hidup kita?
Ini semua dimulai dari keputusan kita sendiri. Pilihan kita sendiri.
Kita bisa mengatakan, kita hidup seperti air sungai yang mengalir dan tiba juga ke muara. Berliku-liku penuh surprises, tapi mengalir.
Ok, baik sekali. Itu pun sebuah keputusan. Dan bila kita happy dengan hasilnya, tentu baik sekali.
Point saya adalah, bukan lah keadaan yang menentukan masa depan kita, tapi keputusan kita. Saat kita memutuskan masa depan kita, maka masa depan kita itu mulai dibentuk.
Memang kita bisa diterpa oleh gelombang kehidupan. Tapi justru gelombang itu memberikan opportunity, peluang bagi kita untuk mempercepat pencapaian tujuan hidup.
Salah satu istilah yang saya senang itu: surfing Internet. Menjelajahi Internet diistilahkan dengan kata surfing. Berselancar. Surfing itu adalah sebuah olah raga, di mana atlit dengan sebilah papan seluncur pergi ke laut mencari ombak geleombang. Semakin besar gelombang itu, semakin senanglah ia. Pada moment yang tepat ia naik papan selancar dan mengendarai gelombang. Begitu agung, indah, dan gagah saat seorang peselancar meluncur di atas gelombang.
Saat kita menghadapi gelombang hidup, kita bisa memilih. Menjadi orang yang gelagapan bertarung atau melarikan diri agar tidak tenggelam dilibas gelombang? Atau menjadi peselancar kehidupan. Meluncur di atas gelombang. Justru gelombang itu membawa peluang kita mencapai kebesaran hidup.
Keputusan-keputusan inilah yang menentukan bentuk dan warna hidup kita.
Selamat berselancar…
Tidak ada komentar:
Posting Komentar