Jumat, 07 Agustus 2009

Hari Peringatan Kabut Asap

Pagi hingga siang hari kota pangkalan kerinci bak mendung, ini bukan karena mau turun hujan, melainkan sinar matahari yang terhalang oleh tebalnya asap dari pembakaran lahan.

Memang kalau kita lihat masalah kabut asap ini tidak akan pernah lepas dari Riau, hampir setiap musim kemarau sudah pasti banyak sekolah-sekolah yang di liburkan karena tebalnya kabut yang di kawatirkan akan mengganggu kesehatan siswa. Apalagi kabut yang melanda kota ini dalam beberapa minggu terakhir telah menyebabkan banyak siswa yang terserang penyakit infeksi saluran pernapasan akut (ISPA). Untuk nengatasi hal itu pemerintah setempat memutuskan untuk meliburkan sekolah-sekolah yang ada di pangkalan kerinci. Terhitung mulai hari kamis, tanggal 6 Agustus 2009 sampai sabtu sekolah-sekolah di pangkalan kerinci resmi diliburkan.

Memang kalau kita lihat hal itu adalah sesuatu hal yang wajar pemerintah setempat meliburkan sekolah-sekolah. Karena ini akan menghindari siswa dari terserang penyakit. Namun tanpa disadari ternyata kita memperingati libur kabut asap ini hampir setiap tahun, setiap musim kemarau dapat di pastikan pemerintah setempat meliburkan sekolah-sekolah khususnya yang berada di wilayah perkotaan.

Barang kali sudah sewajarnya kita memperingati libur kabut asap ini, karena memang masalah pembakaran lahan yang terjadi di Riau umumnya bukanlah masalah baru. Dari dulu riau selalu dilanda permasalahan yang sama dan bahkan sering menjadi olokan kalau Indonesia setiap tahun ekspor kabut asap ke Malaysia. Memang negara tetangga ini adalah yang terdekat posisinya dari Riau. Jadi setiap terjadi pembakaran lahan di Riau sudah pasti Malaysia juga terkena imbasnya. Untuk itu pemerintah malaysia juga ikut turun tangan mengatasi pengimporan kabut asap dari Riau tersebut. Tapi barang kali itu juga bisa di andalkan, kalau ekspor produk-produk lain belum tentu Malaysia mau menerima barang-barang dari Indonesia. Tapi kalau kabut asap? Mau gak mau harus terima. Jadi kalau hal ini tidak pernah bisa untuk diselesaikan sudah sewajarnya kita memperingati liburan kabut asap ini setiap tahunnya dan mungkin bersama-sama dengan negara tetangga kita.

Tidak ada komentar: